Sastra

Sajak Asmara Nomor 02

Puisi Sapardi Djoko Damono

Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatu

Hola semua, tumben banget nih aku ngepost hari Selasa yak. Sebenarnya sih mau bikin tugas agama, cuma lupa bawa konsepnya. Jadi deh bikin sajak lagi. O iya, kenapa sajaknya nomor 2, karena yang pertama aku lupa kertasnya ku taro mana. Akhirnya post yang ke dua dulu deh. Oklah, hope you like it guys.

Sajak Asmara Nomor 02

Karya: Kaylieinfo1717.data.blog

Hai tuan yang ku tahu bernyonya cantik nan anggun

Izinkan aku sampaikan sepucuk rindu tak berkesudahan

Agar kamu mengerti bahwa daun butuh tempat berpulang

Agar kamu faham akan dunia yang butuh kehangatan

            Hai tuan yang aku sangat tahu sedang memikirkan seorang gadis muda

            Izinkan aku tuk bawakan segelas air mata untukmu

            Agar kamu tahu bahwa tangis tak memiliki arti yang pasti

            Agar kamu mengingat bahwa kelabu tak selalu bimbang

Aku cemburu

Pada dua mawar yang kau sandingkan dengan surat indah berhiaskan pita emas

Aku iri

Pada dua merpati yang saling tertawa mengikuti gerak lurusmu

            Tuan, jika kau berkenan

            Izinkanlah aku tuk menjadi kuda bersurai emasmu

            Yang kau bawa kemanapun kamu pergi

            Yang kau sayangi walau aku hanyalah sebuah tunggangan bagimu

Gimana?? Lebih panjang sih dari sajak sebelumnya. Kalau kalian suka comment dibawah. Sekian dulu dari aku, Salam hangat dari gadis tanah melayu.

Wassalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatu

Cinta lahir dari kesabaran seseorang untuk menunggu dan menanti seseorang yang dicintainya. Maka buatlah ia nyaman secara bertahap dan sabarlah atas setiap hal menyakitkan yang kau terima darinya. Maka ia akan datang walau batas waktu itu tidak ditentukan.

Syahlaily Hamda

Tinggalkan komentar