Pembahasan Masalah yang Ramai Diperbincangkan, Teknologi Informasi dan Komunikasi

Efek Samping Sosial Media Mengintai dari Segala Sisi

Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatu

Hy sobat Jomblo Fisabilillah yang aku sayangi!! (Kalau engga sih gapapa). Jadi kali ini Kay bakalan Posting sebuah artikel yang hampir mirip kayak kemarin (cuma beda judul sama tema aja kok) yang pastinya Kay harapkan berguna bagi temen-temen semua yang lagi baca. FYK, ini sebenernya tugas TIK dan emang buat dikumpul jadi pembahasannya sedikit lebih terarah daripada post-post sajak dan cerpen yang sebelumnya. Are you ready? ga usah lama-lama, Let’s scroll down..

Efek Samping Sosial Media Mengintai dari Segala Sisi

Berbicara tentang Media Sosial atau medsos, di zaman yang serba modern ini siapa sih yang gak punya medsos?? Mulai dari Anak kecil, para remaja, orang dewasa, ibu-ibu, bapak- bapak hingga Opung-opung pun semua udah punya medsos. Jenisnya pun lebih beragam mulai dari Facebook, Instagram, Twitter, Messenger, Line, Whatsapp, Snapchat, dan masih banyak lagi. Semua orang berlomba-lomba untuk memiliki lebih banyak teman dan membagi lebih banyak cerita yang mereka punya lewat medsos yang mereka miliki.

Di satu sisi, medsos memiliki banyak manfaat mulai dari mendekatkan yang jauh (kayak aku sama dia), membantu mendapatkan informasi terkini, mempermudah akses pendidikan maupun bisnis, dan juga menjadi salah satu media pemasaran dan promosi bagi para pengusaha. Actually kalau di pikir-pikir sih emang keren banget fungsinya. Tapi tau gak sih dibalik kerennya si medsos ini tersimpan berbagai dampak negatif bila kita tidak hati-hati menggunakannya. Apa aja sih? Ini dia beberapa dampak negatif penggunaan media sosial :

  1. Hoax pesan berantai

Bila kalian adalah pengguna medsos, kalian pasti tau ada banyak berita-berita yang disebar luaskan baik itu dari whatsapp, messenger, ataupun line. Tapi manteman, jlain kali jangan langsung percaya sama pesan berantai kayak gitu. Cari tau dulu kebenarannya karena kalau kalian sebar luaskan lagi ataupun kalian langsung percaya-percaya aja itu bakal bikin kalian terjebak niat buruknya si pembuat pesan berantai ini. Misalnya dia mau menipu dengan mengirim pesan yang mengatas namakan panti asuhan yang mau minta sumbangan anak yatim dan kalian disuruh transfer sejumlah uang ke rekening mereka, nanti bakal ada komplotannya yang bilang itu beneran ada. Nah karena orang awam percaya-percaya aja deh. Kan rugi kalau ntar kamu beneran transfer tapi uangnya malah disalah gunakan. Jadi hati-hati ya teman-teman..

  1. Pornografi perusak Otak

Selain pesan berantai, yang harus kalian waspadai adalah maraknya penyebaran sejumlah konten yang mengandung pornografi. Sebagian dari kita pasti ada yang pernah menemukan sebuah whatsapp dari orang yang tidak dikenal dan menemukan orang tersebut mengirim sesuatu baik foto ataupun video yang mengandung konten pornografi. Jika kalian adalah salah satu dari mereka maka hal pertama yang harus kalian lakukan adalah langsung menghapus video tersebut dan tidak melanjutkan melihatnya atau bahkan menyebarkannya.

Tahukah kamu setidaknya ada 2 milyar saraf di otak yang akan rusak bila kamu melihat sesuatu yang berbau pornografi. Efek samping yang ditimbulkan dapat sangat merusak baik itu secara fisik maupun mental. Selain itu, orang yang sudah pernah tidaka sengaja melihat baik itu sekali ataupu  dua kali akan timbul rasa penasaran dalam dirinya. Sehingga ia akan terus coba mencari tau, meneruskan kebiasaan, hingga akhirnya kecanduan. Ihh serem banget ga sih sedangkan 1 kali liat aja 2 milyar sel otak rusak seketika, gimana kalau keterusan??. Kecanduan yang ditimbulkan karena pornografi bisa lebih buruk dari kecanduan yang ditimbulkan akibat Narkoba.  Stress, sikap tak acuh, dan selalu menyendiri adalah dampak psikologis dari pornografi. Jadi Pliss deh temen-temen, Teletubbies lebih imut kok buat di tonton.

  1. Merenggangkan hubungan antar keluarga

Gimana enggak coba, sekarang aja kita bisa liat para ortu yang sibuk kerja kantoran ataupun yang lainnya *walaupun ga semua ya geng banyak yang malah menghabiskan waktunya buat cek handphone lalu kemudian mengacuhkan putra putrinya yang sudah menunggu kedatangan orang tua mereka sejak mereka pulang sekolah. Yang anak-anak bukannya bermain sepulang sekolah seperti anak-anak lainnya, waktunya malah dihabiskan untuk pantengin story gebetannya lah, adek-adekannya lah, temen se gengnya lah, banyak kali memang cerita mereka itu. Jadi tolonglah wahai kawan, Hp dan medsos itu digunakan untuk mendekatkan yang jauh, nah yang udah dekat tolong jangan dijauhi donk.

  1. Adanya rasa untuk ingin selalu diperhatikan oleh orang lain

FYI guys, kalau kalian adalah seseorang yang hobi memposting segalanya ke akun medsos kalian maka ada hal yang harus kalian perhatikan. Jika kalian pernah merasa “Ih kok yang Like foto aku dikit sih??”, “Ih kok followers aku berkurang sih?”, itu berarti kalian udah kena dampak buruk medsos yang satu ini. Bukan lagi fungsi utamanya sebagai penghubung yang kalian kedepankan, melainkan hasrat untuk pamer foto kemudian diperhatikan oleh banyak orang *biasanya sih para ladies nih yang suka begini. Jika kalian merasa demikian, niatkanlah bahwa kalian memposting sesuatu untuk kebaikan, untuk sesuatu yang tidak membawa keburukan, sehingga akan berkurang rasa ingin diperhatikan tadi.

          Ok guys, mungkin aku bakal nyampaiin kesimpulan. Intinya adalah apapun yang kalian lakuin ga ada yang lepas dari dampak negative. Jadi niatkan dalam hati bahwa kamu memiliki medsos  untuk kebaikan, untuk menyambung tali silaturahmi, untuk menyebarkan kebaikan. Sekian untuk kali ini. Kay mohon maaf apabila ada kesalahan dan kesilapan. Salam hangat dari gadis tanah melayu.

Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatu

Tinggalkan komentar