kesehatan, Pembahasan Masalah yang Ramai Diperbincangkan

Fobia dan Jenisnya

Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatu

Hasil gambar untuk Fobia

Hola gengs, jadi kali ini sebenarnya “Lagi” Aku bakal bikin Post yang lebih edukatif dan lebih memuat tentang informasi-informasi khusus sesuai apa yang bakal aku bahas. Kali ini Kay mau bahas apa ya?? ikutin terus geng.. Let’s scroll down

Fobia dan Jenisnya

BTW nih , kalian pada pada tau gak sih apa yang dimaksud dengan fobia?? Fobia adalah rasa takut berlebihan terhadap sesuatu yang biasanya tidak membahayakan. Ketakutan tersebut dapat timbul saat menghadapi situasi tertentu, berada suatu tempat, atau saat melihat hewan dan benda tertentu. Fobia termasuk ke dalam penyakit gangguan kecemasan. Penderita fobia biasanya akan berusaha untuk menghindari situasi dan objek yang dapat memicu ketakutan, atau berusaha menghadapinya sambil menahan rasa takut dan cemas. Jadi bisa dibilang kalau fobia adalah ketakutan pada suatu hal yang tidak wajar.

Penyebab Fobia

Fobia bisa disebabkan oleh beragam hal. Berdasarkan jenis ketakutan yang timbul, fobia dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:

Fobia spesifik

Fobia spesifik adalah fobia terhadap objek, hewan, situasi, atau aktivitas yang spesifik. Fobia ini biasanya muncul pada masa anak-anak atau remaja. Contoh fobia spesifik adalah fobia ketinggian, fobia pergi ke dokter gigi, fobia laba-laba, atau fobia darah.

Fobia kompleks

Fobia kompleks biasanya berkembang pada masa dewasa. Fobia jenis ini sering dihubungkan dengan ketakutan dan kecemasan pada suatu situasi atau kondisi. 

Ok kali ini aku cuma bakal bahas 4 Fobia aja, yang lain mungkin bakal aku bahas di lain kesempatan. Ok??

  1. Pistanthrophobia

Kepercayaan adalah hal yang sulit untuk didapatkan, namun seseorang dapat dengan mudah menghilangkannya. Bagi sebagian orang, kepercayaan seperti barang pecah belah. Akan sangat fatal bila sesuatu yang sudah dijaga dari awal akhirnya rusak begitu saja, terutama bila berhubungan dengan percintaan.

Bila kepercayaan adalah sesuatu yang menakutkan bagi Anda, mungkin Anda mengalami kondisi Pistanthrophobia. Istilah itu berarti rasa takut untuk percaya pada orang lain.

Salah satu penyebab Pistanthrophobia adalah trauma karena pernah dikhianati orang-orang terdekat yang dicintainya. Beberapa gejala Pistanthrophobia antara lain, selalu menghakimi orang lain, mengabaikan orang lain yang ingin bicara atau membantu, dan tidak pernah minta bantuan siapa pun.

Ada cara agar orang Pistanthrophobia kembali dapat memercayai orang lain. Misalnya jangan pernah berasumsi kalau masa depan akan sama dengan masa lalu.

  1. Agoraphobia

Agoraphobia adalah salah satu jenis gangguan cemas pada manusia, di mana penderitanya merasa ketakutan yang berlebih dan menghindari tempat atau situasi yang menimbulkan rasa panik dan membuatnya malu, terjebak, atau tidak berdaya. Situasi-situasi tersebut antara lain, saat menggunakan transportasi massa, dalam keramaian, atau sedang antre. Kebanyakan gangguan agoraphobia ini berkembang setelah penderitanya mengalami satu atau lebih serangan panik.

Jika terpaksa ke tempat umum, penderita agoraphobia merasa perlu untuk ditemani oleh orang yang mereka percayai, seperti anggota keluarga atau teman dekat, karena mereka tidak merasa aman.

Sampai saat ini, penyebab pasti agoraphobia masih belum ditemukan. Agoraphobia umumnya berkembang sebagai komplikasi dari serangan panik. Hal ini akibat cara menghindar dan ketakutan yang berlebihan terhadap serangan panik (panic disorder).

Beberapa langkah pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi agoraphobia adalah:

  • Psikoterapi. Penderita akan dibantu oleh psikolog atau psikiater untuk belajar mengurangi gejala-gejala kecemasan. Contoh terapi yang dapat dilakukan adalah terapi perilaku kognitif dan terapi eksposur.
  • Konsumsi obat-obatan. Dokter juga akan meresepkan obat antidepresan atau obat antiansietas untuk meredakan gejala kecemasan.
  1. Claustrophobia

Claustrophobia adalah ketakutan tidak beralasan pada ruang tertutup atau ruang sempit. Wajar untuk merasa takut terjebak ketika ada ancaman atau bahaya, namun orang-orang yang memiliki claustrophobia menjadi takut dalam situasi di mana tidak ada bahaya yang jelas atau realistis. Ketika pergi ke luar, mereka akan menghindari ruang tertutup atau sempit, seperti lift, terowongan, dan toilet umum.

Beberapa orang yang memiliki claustrophobia mengalami kecemasan ringan bila berada di ruang tertutup, sementara yang lain memiliki kecemasan yang parah bahkan serangan panik. Kasus yang paling umum adalah merasa atau takut kehilangan kontrol.

Phobia ruang tertutup ini umumnya adalah hasil dari pengalaman masa lalu seseorang (biasanya pada masa kanak-kanak) yang menyebabkan mereka mengasosiasikan ruang kecil dengan perasaan panik atau berada dalam bahaya. Contoh jenis-jenis pengalaman masa lalu, yaitu:

  • Jatuh ke dalam kolam renang dan tidak bisa berenang
  • Berada di keramaian dan terpisah dengan orangtua atau kelompok
  • Merangkak ke dalam terowongan dan tersesat atau terjebak
  1. Pagophobia

Pagophobia adalah ketakutan akan es atau segala sesuatu yang dingin atau beku. Istilah pagophobia berasal dari bahasa Yunani Kuno, yaitu “pago” yang berarti es dan “phobos” yang berarti ketakutan (fobia). Fobia es ini masih berkaitan dengan ketakutan akan tempat dingin, makanan/minuman dingin, cuaca dingin, suhu dingin, takut kedinginan, takut salju, dan takut membeku.

Sama seperti fobia pada umumnya, tidak ada penyebab pasti yang dapat menjelaskan mengapa seseorang bisa sangat takut terhadap es atau suhu dingin. Namun, ada beberapa faktor yang bisa memengaruhi pagophobia, seperti faktor genetik, lingkungan, serta trauma psikologis yang pernah dialami di masa lalu.

Mungkin orang tersebut sudah sangat terbiasa tinggal di tempat beriklim tropis, sehingga mengalami syok mental berat ketika harus pindah dan menetap di daerah beriklim sangat dingin. Mungkin orang dengan pagophobia pernah tergelincir di permukaan es yang licin dan mengalami luka berat karenanya, atau mereka pernah terjebak di situasi dingin ekstrem yang menyebabkan mereka sampai mengalami hipotermia dan frostbite. Fobia dingin juga dapat terjadi setelah seseorang mengalami trauma pada otak.Apapun penyebabnya, seseorang dengan pagophobia akan merasa cemas dan emosional apabila terpapar dengan kondisi dingin.

Fobia dingin tidak sama dengan alergi dingin. Alergi dingin adalah gangguan kulit yang muncul hanya di suhu dingin. Pengobatan pagophobia pun sama seperti terapi fobia pada umumnya, yang biasanya mencakup psikoterapi CBT (untuk menghentikan kecemasan, ketakutan, dan sekaligus memperbaiki pola pikir), obat-obatan medis (kombinasi antidepresan, beta-blocker, dan antikecemasan), maupun kombinasi keduanya. Selain itu, hipnoterapi dan Neuro-Linguistic Programming (NLP) juga bisa dijadikan terapi dampingan untuk mengendalikan gejala fobia es.

Ok temen-temen sekian buat hari ini soalnya aku udah pegel otak ama tangan ngetik dari jam 2 siang ampe sekarang otw jam 9. Jadi apa kalian adalah salah satu bagian dari fobia diatas?? komen dibawah ya.. hope you like it guys.. Saya Syahlaily Hamda undur diri, salam hangat dari gadis tanah melayu.

Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatu

Tinggalkan komentar